Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kota Bekasi

Sadis! Gara-gara Ngukur Tanah Tanpa Ijin, Ketua RT di Jatiraden Bacok Calo Tanah Hingga Tewas

Konferensi pers pembunuhan oleh Ketua RT di Jatiraden, dihadiri oleh Kapolsek Pondok Gede dan Kabag Humas Polres Metro Bekasi Kota (ist)

Bekasikinian.com, Kota Bekasi – Seorang Ketua RT di Jatiraden, Jatisampurna, Kota Bekasi tega membacok seorang calo tanah yang biasa menjual tanah di wilayah tersebut, Rabu (18/11/2020).

Kejadian ini bermula ketika Ketua RT 03/10, Ahmad Sulaeman (AS) mendapat laporan dari temannya saat membagikan bansos, temannya berkata jika ada orang-orang yang sedang mengukur tanah.

“Te, ada yang lagi ngukur tanah selatan pabrik tahu, udah ijin belum?,” ujar temannya kepada AS.

AS menjawab belum ada izin untuk mengukur tanah di wilayah tersebut. Seketika itu juga, pelaku menghampiri lima orang termasuk korban, MM yang sedang mengukur tanah.

”Korban ini tinggal beda kelurahan, tapi warga di sekirar lokasi tahu kalau korban memang suka jual-jualin tanah kosong yang diakuinya,” ucap Kapolsek Pondok Gede Kompol Jimmy Martin Simanjuntak pada Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Tak Berizin, Satpol PP Kota Bekasi Copot Baliho Bergambar Habib Rizieq

Cekcok mulut tak dapat dihindari, kesal karena tak kunjung bubar, AS kemudian mencari golok di salah satu warung namun tidak ada. Kemudian, AS masuk kedalam rumah pemilik warung dan akhirnya menemukan barang ia cari.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Setelah mendapatkan golok, pelaku kembali menghampiri korban dan membacok bagian punggung korban beberapa kali hingga korban bersimbah darah.

”Korban meninggal di tempat dengan dibacok sebanyak, dipunggung 3 kali dan kepala 2 kali di hadapan warga,” ujar Jimmy.

Warga yang melihat MM tersungkur, lalu melakukan pertolongan namun nyawa tak terselamatkan. Pelaku pun akhirnya menyerahkan diri setelah melakukan perbuatan keji tersebut.

Atas perbuatannya, pelaku dijerat Pasal 338 KUHPidana jo Pasal 351 Ayat (3) tentang pembunuhan subsider penganiayaan yang mengakibatkan matinya korban akibat luka berat dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara.

Baca juga: Naik Jadi Rp 4,79 Juta, UMK di Kabupaten Bekasi Lebih Tinggi dari Kota Bekasi

Apa reaksimu setelah membaca artikel ini?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Warga Jatisampurna dikejutkan dengan penemuan mayat seorang terapis berinisial ES (38) di dalam kamarnya yang berada di ruko...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Mobil listrik merupakan salah satu solusi mengurangi polusi udara, dengan adanya mobil itu diharapkan masyarakat beralih ke elektrik....

Nasional

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com – Baru-baru ini telah terungkap misteri kematian wanita berinisial EL (25) asal Semarang, Jawa Tengah. Korban yang ditemukan di tepi jalan...

Kabupaten Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Seorang warga Tarumajaya tewas dibunuh dengan luka bacok dikepala di Kampung Bogor, Desa Pusakarakyat, Tarumajaya, Kabupaten Bekasi pada...

Kabupaten Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Terungkap motif dua pelaku perampokan disertai pembunuhan terhadap seorang pemulung di Bekasi. Sakit hati menjadi alasan utama bagi...

News

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Polisi menangkap pelaku pencabulan bernama Juki (40) terhadap anak dibawah umur (10) yang terjadi sekitar pukul 7 malam,...