Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kota Bekasi

Peristiwa Balita di Bantar Gebang, DPRD Kota Bekasi: Banyak Warga Miskin Belum Terdata

Ketua DPRD Kota Bekasi, Choiruman J Putro (Bekasikinian.com/Agil Isa)

Bekasikinian.com, Kota Bekasi – Peristiwa meninggalnya balita berusia 2 tahun ketika dibawa mengemis oleh ibu kandungnya di Pasar Bantar Gebang, Kota Bekasi pada Kamis (26/11/2020) mendapat banyak tanggapan dari masyarakat.

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Choiruman J Putro mengungkapkan, peristiwa tersebut tidak perlu terjadi dan tidak seharusnya Kota Bekasi masih berkutat dengan persoalan tersebut.

“Pada akhirnya menjadi tragedi yang seharusnya tidak perlu terjadi. Mudah-mudahan kejadian ini tak terulang kembali,” ujar Choiruman, Senin (30/11/2020).

Choiruman mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi karena banyak warga miskin belum terdata oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi.

Menurutnya, pendataan warga miskin di Kota Bekasi belum maksimal dan berimbas pada fasilitas kesehatan dan bantuan sosial yang tidak tepat sasaran.

Baca juga: Dibawa Ibunya Mengemis, Seorang Balita di Bantar Gebang Meninggal Dunia

“Terus terang saja, seringkali pejabat terkait seperti lurah atau camat enggak mau terbuka ketika mereka menyampaikan apa adanya data tersebut. Mereka merasa seperti aib, tidak terbuka,” kata Choiruman.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Ia menambahkan, data yang masuk ke Dinas Sosial tidak lengkap. Kemudian mereka yang tidak dapat bantuan tentu memiliki kesulitan dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari dan oleh karena itu banyak warga yang terlantar.

Choiruman menuntut pentingnya keterbukaan data agar masyarakat miskin tetap bisa mendapat bantuan dari Pemkot Bekasi baik berupa fasilitas kesehatan ataupun berupa materi.

“Karena enggak punya akses, mau program sebaik apapun dari pemerintah enggak akan menjangkau juga. Kami berharap bangun database kesejahteraan sosial secara sungguh-sungguh,” kata dia.

Sebelumnya, diketahui balita berusia 2 tahun tersebut sudah menderita sakit sebelum akhirnya meninggal ketika dibawa mengemis oleh ibu kandungnya.

“Jadi dia (sang anak) digendong sama ibunya dalam keadaan sakit. Digendong ibunya lagi minta-minta terus ibunya enggak tahu kalau anaknya sudah meninggal,” ujar Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi Kota, Erna Ruswing.

Baca juga: Peras Korban Hingga Rp 4 Juta, Polisi Gadungan di Bekasi Timur Berhasil Diringkus

Apa reaksimu setelah membaca artikel ini?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Simulasi pembelajaran tatap muka di Kota Bekasi mengalami pertentangan dari DPRD Kota Bekasi, dan meminta penundaan simulasi tersebut....

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Kasus meninggalnya seorang balita di Bantar Gebang pada Kamis (26/12/2020) menemui sedikit titik terang. Kabag Humas Pemerintah Kota...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Orang tua yang membawa anaknya untuk mengemis hingga meninggal di Pasar Bantargebang, Kota Bekasi terancam hukuman penjara. Komisioner...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Anggota Polsek Bekasi Timur, Kota Bekasi berhasil meringkus dua orang yang melakukan tindak pemerasan dengan modus berpura-pura menjadi...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Seorang balita berusia 2 tahun meninggal dunia ketika dibawa oleh ibunya mengemis di sekitar Pasar Bantar Gebang, Kota...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Bekasi, Abi Hurairah memastikan di seluruh wilayah operasinya sudah bersih...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Angin segar segera dirasakan oleh goweser (sebutan untuk pesepeda) Kota Bekasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan memperpanjang jalur...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Yayasan Cipta Karya Bersama bekerjasama dengan Pegadaian Syariah dan Kota Bekasi Keren mengadakan kegiatan pelatihan bertajuk Hidropreneur pada...