Connect with us

Hi, mencari berita tertentu?

Kota Bekasi

Duh! Harusnya Isolasi Mandiri, Pasien Positif Covid-19 di Jakasetia Keluyuran

Ilustrasi suasana publik saat pandemi covid-19. (Sumber: Liputan6.com/Faizal Fanani)

Bekasikinian.com, Kota Bekasi – Seorang warga berstatus positif Covid-19 berinisial E di Jakasetia, Bekasi Selatan, Kota Bekasi dikabarkan keluyuran. Seharusnya ia menjalani isolasi mandiri di rumah.

Kejadian tersebut terjadi akibat kurangnya pengawasan dari petugas puskesmas setempat, ditambah kondisi lingkungan tempat isolasi mandiri yang juga tidak mendukung.

Relawan Oscar Kemanusiaan Bernama Tejo mengatakan, pihaknya sudah menyambangi lokasi dan bertemu ketua RT dan warga setempat.

Ia mengatakan, kondisi pasien adalah orang tanpa gejala (OTG) yang tinggal di rumah kontrakan bersama satu orang anaknya.

“Intinya dia (E) ini orang awam, dia kebingungan saat dinyatakan positif terus lapor ke puskesmas disuruh isolasi mandiri,” kata Tejo.

Awal mula E terkonfirmasi positif, diketahui setelah hasil swab test di Rumah Sakit Hermina Bekasi.

Wanita yang sehari-hari bekerja sebagai juru masak di salah satu rumah makan di kawasan Galaxy Bekasi ini tertular usai ibunya meninggal dunia 40 hari lalu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Baca juga: Update Corona: Status Zona Covid-19 Kota dan Kabupaten Bekasi

“Jadi orangtuanya baru meninggal, nah pas sebelum meninggal itu probable tapi hasilnya belum keluar, makanya Ibu E ini disuruh swab test juga,” terangnya.

Jadi selama di kontrakannya, Erna diketahui kerap keluar rumah untuk membeli makan.

Hal tersebut sontak membuat warga sekitar resah, sebab selama ini lingkungan setempat tidak mengorganisir penanganan Covid-19 secara ketat dan gotong royong.

“Enggak ada yang bantu kasih makan, makanya dia kalau mau butuh makan harus keluar, jadi warga setempat malah makin takut,” tuturnya.

Menurutnya, warga sekitar mengira penanganan Covid-19 diserahkan langsung ke petugas puskesmas.

Mereka berharap, saat ada salah satu warga terkonfirmasi positif Covid-19 dapat langsung ditangani dengan dibawa ke rumah sakit.

“Karena warga sini belum tahu, enggak ada kejelasan kapan pasien ini dibawa ke rumah sakit untuk isolasi, padahal dia disuruh isolasi mandiri tapi justru kebingungan karena orang awam,” tegasnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Baca juga: Pemkot Bakal Terapkan Jam Malam, Warganet: Emang Corona Keluarnya Malam Ya?

Apa reaksimu setelah membaca artikel ini?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyambut baik adanya rencana penitipan pasien COVID-19 asal Kota Depok. Dia menyebut masih...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Angka kasus Covid-19 di Bekasi belum dapat dikendalikan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi pun melakukan upaya pencegahan yang jauh...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Warga Kota Bekasi yang terpapar Covid-19 dilarang melakukan isolasi mandiri di rumah yang tidak memiliki cukup fasilitas untuk...

Nasional

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Bekasi – Satgas Penanganan Covid-19 mengungkapkan terdapat sejumlah kabupaten/kota yang mengalami perubahan status dari zona merah Covid-19 menjadi zona oranye. “Selanjutnya...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengambil kebijakan serupa dengan Kota Depok dan Bogor dengan menerapkan pembatasan jam malam bagi...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Soal PSBB yang diterapkan kembali secara ketat di wilayah DKI Jakarta, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi memilih fokus...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi merasa diuntungkan dengan penerapan kembali pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Total di DKI Jakarta....

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Satu keluarga di Bekasi terinfeksi Covid-19. Dua di antaranya, yakni ibu dan anak semata wayangnya meninggal dunia. Kedua...