Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kota Bekasi

Dampak Covid-19, Proyek Infrastruktur di Bekasi Terancam Terhambat

Pembangunan infrastruktur di Bekasi. (Foto: Suara Pembaruan/Mikael Niman)

Bekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Bekasi, Slamet Supriyadi mengatakan, pandemi Covid-19 sangat berdampak pada kegiatan fisik pembangunan infrastruktur.

Padahal, kegiatan itu telah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) Kabupaten Bekasi 2020.

Kegiatan tersebut dipastikan akan mengalami kendala berupa penundaan ataupun tersendat dalam proses lelang. “Yang terdampak pastinya pembangunan infrastruktur,” kata dia, Rabu (6/5/2020).

Menurut Slamet, pembangunan infrastruktur yang bisa dikatakan besar tersebut sangat membutuhkan waktu yang lama supaya hasil pembangunannya berjalan maksimal. Tetapi, hingga saat ini baru mau proses lelang.

“Mau kapan selesainya, makanya sangat berdampak pada infrastruktur,” ungkapnya.

Baca juga: Alhamdulillah, Tumpukan Sampah Pasar Kranji Akhirnya Diangkut

Slamet juga menambahkan, kendala hambatan ini sudah dipastikan akan mempengaruhi serapan anggaran nantinya. Namun, menurut dia dalam keadaan sekarang ini, masalah anggaran tidak menjadi masalah karena yang terpenting dan lebih diutamakan saat ini adalah keselamatan masyarakat Kabupaten Bekasi.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Berbeda dengan DPRD Kabupaten Bekasi yang meminta pembangunan proyek infrastruktur tetap harus berjalan seiring dengan pencegahan virus.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi Husni Thamrin menjelaskan, pembangunan tersebut harus tetap berlangsung karena nantinya akan mendukung kegiatan perekonomian masyarakat di Kabupaten Bekasi.

“Kegiatan sarana dan prasarana harus tetap terlaksanakan karena ada hal-hal yang bisa dilaksanakan dengan mengedepankan protokol kesehatan (pencegahan persebaran COVID-19),” pungkasnya.

Menurut dia, pembangunan proyek infrastuktur tersebut merupakan program yang telah dirancang sejak tahun 2019. Maka dari itu kata dia, proyek harus tetap berjalan agar masyarakat dapat segera merasakannya.

Baca juga: Pedagang dan Pembeli Keluhkan Sampah Menumpuk di Pasar Kranji

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

Nasional

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com – Vaksinasi Corona di Indonesia pada awal 2021 memiliki dua jalur yaitu jalur pemerintah dan mandiri. Proses vaksinasi corona mandiri akan...

Kabupaten Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Bekasi memastikan imam masjid di masjid-masjid di Kabupaten Bekasi akan mendapat gaji sebesar...

Kinian Preneur

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Bekasi – Pandemi Covid-19 membuat seluruh aspek kehidupan manusia terganggu, dampak paling nyata menyasar ke sektor ekonomi. Karantina wilayah di beberapa...

Kabupaten Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Temuan limbah medis berupa alat rapid tes bekas yang dibuang di pinggir jalan di Sukakarya, Kabupaten Bekasi masih...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menanggapi serius upaya pencegahan penularan Covid-19 di wilayahnya. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya himbauan...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Bekasi – Cuti bersama pada penghujung Oktober 2020 tentunya sangat ditunggu oleh masyarakat, tak terkeculi oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) yang...

Kabupaten Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Kabupaten Bekasi berhasil keluar dari zona merah, meski begitu Kabupaten Bekasi masih menjadi salah satu wilayah di Bodebek...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Bekasi – Fenomena La Nina belakangan ini menjadi buah bibir warganet. Hal ini setelah Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan...