Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kota Bekasi

Bansos Tunai Akan Segera Turun, Begini Tata Cara Cek Penerimanya

BLT
Ilustrasi.

Bekasikinian.com, Kota Bekasi – Bantuan sosial (bantuan sosial) dari pemerintah pusat kini berupa bansos tunai, alias tak berbentuk sembako dan turun dalam bentuk uang tunai sebesar Rp 300 ribu.

Untuk mengetahui yang berhak menerima bansos tunai, kalian bisa mengecek situs dtks.kemensos.go.id milik Kementerian Sosial (Kemensos) menggunakan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).

“Bansos Rp 300 ribu diharapkan tepat sasaran, waktu, dan sesuai target dalam mendukung pemulihan ekonomi dan ketahanan ekonomi secara nasional,” ucap Direktur Jenderal Penanganan Fakir Miskin (PFM) Kemensos Asep Sasa Purnama.

Tata cara cek bansos tunai Rp 300 ribu:

1. Akses dtks.kemensos.go.id

2. Pilih ID Kepesertaan DTKS yang diingikan (NIK, ID DTKS, atau Nomor PBI JK/KIS)

3. Ketik nomor ID yang dipilih

Advertisement. Scroll to continue reading.

4. Masukkan nama sesuai ID yang dipilih

5. Ketik kode captcha dalam kotak yang tersedia

6. Klik cari

Baca juga: Mulai Januari, Bantuan dari Presiden untuk Warga Kota Bekasi Berupa Uang Tunai

Sistem DTKS akan mencari nomor ID dan nama yang dimasukkan. Jika tidak ada nama dan nomor ID tersebut di dalam databade, situs DTKS akan memberikan keterangan.

“Data tidak ditemukan, periksa kembali ID dan Nama..!” tulis dtks.kemensos.go.id jika terjadi ketidaksesuaian data dan tidak berhak atas bansos Rp 300 ribu.

Kemensos tengah berencana lakukan validasi ulang dat penerima bansos tunai yang diharapkan meningkatkan jangkauan bantuan agar penerima bukan orang yang sama.

Bansos tunai akan diterima sekitar 10 juta Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di 34 provinsi. Dana sebesar Rp 12 triliun disiapkan pemeirntah untuk perpanjangan program bansos tunai.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Diketahui, Pemerintah Kota Bekasi melalui Dinas Sosial (Dinsos) Kota Bekasi menyebut bansos tak lagi berupa sembako namun berbentuk bansos tunai.

“Untuk tahun 2021 ada bansos dari Kemensos, hanya bentuknya tunai atau BST. Kota Bekasi diberi kuota oleh pusat sebanyak 197.380 KK,” ucap Yeni pada Selasa (22/12/2020).

Baca juga: Tawarkan Senja di Tengah Kota Bekasi, Sauciko Jadi Pilihan Tepat Lepaskan Penat

Apa reaksimu setelah membaca artikel ini?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

Nasional

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com – Pemerintah telah memulai vaksinasi tahap pertama pada 13-14 Januari 2021, penyuntikan vaksin kepada Presiden Joko Widodo menjadi tanda peristiwa bersejarah...

Nasional

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjadi orang pertama yang melakukan vaksin Covid-19 di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (13/1/2021). Sebelum divaksin, Kepala...

Kabupaten Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Pemerintah Kabupaten Bekasi hingga saat ini belum vaksin Covid-19. Hal tersebut dibenarkan oleh Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – 14.060 dosis vaksin Covid-19 tiba di Kota Bekasi dan disimpan di UPTD Instalasi Farmasi, Jalan Bayan 1, Mustikajaya...

Kabupaten Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Vaksin Covid-19 yang sudah diberi izin penggunaan oleh BPOM akan segera disalurkan kepada masyarakat Indonesia. Tak terkecuali Kabupaten...

Kabupaten Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Vaksinasi Covid-19 semakin dekat, pemerintah pusat hingga pemerintah daerah telah mempersiapkan seluruh hal yang berkaitan dengan vaksinasi. Begitu...

Kabupaten Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Imbas adanya kerumunan massa di Waterboom Lippo Cikarang, Bupati Bekasi Eka Supria Atmaja melakukan penutupan sementara kepada tempat...

Kabupaten Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Ditengah situasi pandemi Covid-19, beberapa tempat hiburan membatasi kegiatan operasionalnya karena menghindari adanya kerumunan orang. Namun, lain halnya...