Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kota Bekasi

Bales Ridwan Kamil, Pepen Sebut Kas Daerah Mau ‘Kering’

Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dan Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi.

Bekasikinian.com, Kota Bekasi – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Emil menegur Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi terkait kebijakan memberikan izin tempat hiburan malam di Kota Bekasi kembali beroperasi.

Pada tegurannya, Emil meminta pembukaan panti pijat, spa hingga karaoke dilakukan paling terakhir pada tahapan new normal. Serta setelah kondisi aman berdasarkan amatan epidemiologi dan kesehatan.

Rahmat Effendi atau yang akrab di sapa Pepen juga membenarkan teguran dari Emil tersebut.

“Betul pak gubernur (Ridwan Kamil) menyampaikan kepada walkot tolong ditinjau kembali dipertimbangkan kembali,” ujar Pepen, Kamis (11/6/2020).

Meski begitu, teguran Emil ternyata tak menjadi pertimbangan Pepen untuk menghentikan pengoperasian tempat hiburan tersebut. Pepen menjelaskan pihaknya tak melakukan pembukaan sepenuhnya tempat hiburan malam tersebut.

Baca juga: Tagihan Listrik Bulan Juni Meningkat, PLN Berikan Skema Ini

Akan tetapi melakukan adaptasi menuju new normal, sehingga sebagian aktifitas THM dimulai secara bertahap.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Nah diluruskan, ini kan masa adaptasi ini kan masa dimana keterpurukan tiga bulan, paling tahu yang melihat kondisinya kan wali kota, bupati di suatu daerah,” jelas Pepen.

Pepen mengatakan, permintaan Emil menjadi masukan baginya untuk benar-benar memastikan bahwa tempat hiburan dapat menerapkan protokol kesehatan.

Pepen juga mengucapkan terima kasih Emil karena telah diingatkan, karena khawatir akan ada lonjakan kasus.

“Kita Alhamdulillah pak gubernur mengingatkan jangan sampai terjadi kasus kambuhan, nah semua sektor yang ada kita gerakan supaya kita terkapar fiskal bukan terkapar itu (Covid-19) aja,” ujar dia.

Pepen tak ingin akibat terkapar fiskal, pegawai tidak dibayar dan pelayanan pemerintah berantakan.

Pembukaan THM itu juga harus memperhatikan protokol kesehatan, pekerjanya wajib dilakukan rapid test, memakai masker, sarung tangan, rutin melalukan disinfektan dan kapasitas pengunjung dibatasi.

“Ingat, RKUD (rekening kas umum daerah) Kota Bekasi itu sudah mau kering ya, jangan sampai kita nanti tidak mampu membayar hak-hak pegawai. Oleh karena itu, walkot melakukan serangkaian fase-fase simulasi,” tandas Pepen.

Baca juga: Sidak PPDB Online, Mas Tri : Ayo Buka “Warungnya”

Advertisement. Scroll to continue reading.

Apa reaksimu setelah membaca artikel ini?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil mengapresiasi masyarakat Kota Bekasi karena selalu patuh untuk memakai masker. Hal tersebut ia...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Jadwal vaksinasi Covid-19 Sinovac di Kota Bekasi akan dimulai besok, Jumat (15/1/2021). Pelaksanaan vaksinasi bertempat di pintu 19...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi bersedia menjadi orang pertama yang mendapat vaksin di Kota Bekasi. Namun dirinya tak...

Nasional

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Bekasi – Kota Bekasi kembali masuk dalam zona merah penyebaran Covid-19 di Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Jawa...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Simulasi pembelajaran tatap muka di Kota Bekasi mengalami pertentangan dari DPRD Kota Bekasi, dan meminta penundaan simulasi tersebut....

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi memutuskan untuk tidak mewajibkan tes swab dan rapid bagi warga yang ingin keluar masuk...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi masih mempertimbangkan instruksi Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan terkait...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menyatakan dukungannya terhadap wacana Pemprov Jawa Barat terkait pengiriman warga yang bandel tidak mematuhi...