Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kota Bekasi

Ada Perbedaan Data Pasien Covid-19, Pepen: Percaya Saya atau Pemprov?

Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bekasi saat kedatangannya di Summarecon Mal Bekasi, Selasa (26/5/2020) (Foto: Istimewa)

Bekasikinian.com, Kota Bekasi – Terdapat selisih yang cukup signifikan terkait jumlah data Covid-19 antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat.

Tercatat, berdasar laman pikojabar.jabarprov.go.id akumulai kasus virus corona mencapai 697 pasien per tanggal 19 Juli lalu dengan 414 diantaranya berstatus kasus aktif, 252 pasien dinyatakan sembuh dan sebanyak 32 pasien meninggal.

Sedangkan, per 19 Juli 2020 tercatat di laman corona.bekasi.go.id, jumlah pasien sembuh sebanyak 443 dengan angka kematian sebanyak 36 pasien.

Menanggapi perbedaan tersebut, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menduga karena adanya masalah di penginputan data yang dimungkinkan karena adanya renggang waktu saat entri data.

Baca juga: Pemeriksaan Hewan Kurban di Bekasi, Kondisi Hewan Ternak Stres hingga Sakit Kulit

“Kalau dia itu ngentri (input) data ya di sana. Renggang waktunya disana jadi antara Pemkot sama Pemprov berbeda (delay),” ujar Rahmat Effendi kepada wartawan, Selasa (21/7/2020).

Pria yang akrab disapa Pepen itu membalikkan pertanyaan mengenai perbedaan input data pasien Covid-19 kepada wartawan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kamu percaya sama siapa? Pemprov apa saya?” ujar Pepen.

Dilansir dari Warta Ekonomi, Pepen mengklaim di wilayahnya selama ini tidak pernah ada peningkatan status pasien Covid-19 hingga 600 orang.

“Ada renggang waktu antara data Provinsi dan Kota. Kasus kita kan gak pernah sampai 600. Kenapa Jabar sampai 600? Gini aja you (ke wartawan) percaya sama saya apa Pemprov Jabar,” kata Pepen.

Baca juga: Dinilai Tak Patuhi Aturan Pemprov Jabar Mengenai Pembukaan Tempat Hiburan, Ini Kata Pepen

Apa reaksimu setelah membaca artikel ini?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Jadwal vaksinasi Covid-19 Sinovac di Kota Bekasi akan dimulai besok, Jumat (15/1/2021). Pelaksanaan vaksinasi bertempat di pintu 19...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Angin segar segera dirasakan oleh goweser (sebutan untuk pesepeda) Kota Bekasi. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi akan memperpanjang jalur...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menanggapi serius upaya pencegahan penularan Covid-19 di wilayahnya. Hal tersebut ditunjukkan dengan adanya himbauan...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi telah menerbitkan surat edaran NOMOR : 44016367/SETDA.TU yang berisi Pelaksanaan Pemberian Vaksin COVID-19...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Warga Kota Bekasi mendapat angin segar ditengah pandemi yaitu vaksin Covid-19 tahap pertama pada November akan segera diberikan....

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Mengenai harga test swab 900 ribu rupiah, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, menilai harga tersebut sudah cukup murah....

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Maklumat Wali Kota Bekasi ramai diperbincangkan oleh warganet di media sosial. Tak sedikit warganet yang merasa dirugikan dengan...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil kini berkantor di Depok, agar fokus menangani virus Covid-19 di wilayah Bogor, Depok...