Connect with us

Hi, mencari berita tertentu?

Kabupaten Bekasi

Kronologi Warga di Cikarang Memaki Petugas Medis dan Tolak Pemakaman dengan Protokol Covid-19

Tangkapan Layar dari video warga mengusir petugas medis berpakaian APD di pesan berantai Whatsapp.

Bekasikinian.com, Kabupaten Bekasi– Tersebar sebuah video warga mengusir petugas medis ber-APD (alat pelindung diri) di Desa Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.

Video tersebut viral melalui pesan ke pesan di Whatsapp.

Video berdurasi 3.40 menit itu memperlihatkan sejumlah warga mengusir dan memaki rombongan petugas kesehatan yang berpakaian APD (alat pelindung diri) lengkap.

Terlihat beberapa orang menenangkan warga yang emosi tersebut.

“Apa, jangan main protokol covid aja, penghinaan namanya. Ngapain itu pakai baju-baju itu (APD),” kata salah seorang pria berkaos putih yang ada pada video tersebut.

Pria itu bahkan sampai menarik dan mendorong petugas medis berpakaian APD tersebut.

Akhirnya, petugas tenaga medis serta sejumlah pengantar ambulan pergi. Ketika hendak pergi, warga yang masih geram terlihat terus memakinya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Diketahui keributan itu terjadi TPU Tanjung Sari, Kecamatan Cikarang Utara.

Baca juga: Unik! Begini Gelaran Pernikahan dengan Konsep Drive-thru di Bekasi

View this post on Instagram

Viral sebuah video menunjukkan aksi warga mengusir petugas medis berpakaian APD lengkap pada Sabtu (8/8/2020) di Desa Tanjung Sari, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi. Diketahui, Bagian Pemulasaran RSUD Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mengalami intimidasi bahkan diduga ada indikasi penganiayaan saat memakamkan pasien dengan prosedur Covid-19 di Cikarang Utara. Diketahui, kejadian tersebut merupakan bentuk penolakan warga atas pemakaman jenazah terduka Covid-19 dengan standar protokol kesehatan. Sumber : @cetul22 — Follow @bekasikinian untuk informasi dan berita terbaru tentang Kota/Kabupaten Bekasi. — #bekasi #cikarang #cikarangselatan #cikarangpusat #cikarangutara #kabupatenbekasi #bekasikinidannanti #bekasikini #infobekasi #bekasiinfo #bekasiterkini #bekasikinian

A post shared by Bekasi Kini dan Nanti (@bekasikinian) on

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan membenarkan peristiwa pada video tersebut. Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (8/8/2020).

Peristiwa itu berawal karena warga menolak pemakaman jenazah terduga Covid-19 yang dilakukan sesuai standar protokol kesehatan.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Jadi saya baru konfirmasi ke pihak rumah sakit (terkait dengan peristiwa penolakan pemakaman itu). Biasanya kalau mengacu kepada SOP setiap pemakaman yang diduga Covid-19 atau suspek, karena hasilnya belum ada (positif atau negatif) maka pakai proses protokol,” kata Hendra ketika dikonfirmasi, pada Minggu (9/8/2020).

Hendra menyebut pihak rumah sakit sempat meminta pengawalan anggota kepolisian untuk proses pemakaman agar terhindar yang tak diinginkan.

Akan tetapi, tiba-tiba membatalkannya karena ada yang menjamin proses pemakaman sesuai standar protokol Covid-19 di lokasi pemakaman itu aman.

“Terjadi lah itu, bahkan sampai ada yang dipukul, didorong,” ungkap Hendra.

Atas peristiwa itu, Hendra menambahkan, pihaknya langsung merintahkan anggotanya mengumpulkan keterangan dan menyelidiki kasus tersebut.

Baca juga: Ini Tips Sederhana Membuat Beef Yakiniku Sendiri di Rumah Ala Bento!

Apa reaksimu setelah membaca artikel ini?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

Kabupaten Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Sebanyak 352 pegawai pabrik printer di Kabupaten Bekasi terjangkit virus Covid-19. Hal itu dikonfirmasi langsung oleh Juru bicara...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyambut baik adanya rencana penitipan pasien COVID-19 asal Kota Depok. Dia menyebut masih...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Angka kasus Covid-19 di Bekasi belum dapat dikendalikan. Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi pun melakukan upaya pencegahan yang jauh...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Peraturan jam malam di Kota Bekasi resmi berlaku.  Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, sudah meneken surat edaran tentang...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Ketua Dewan Pengurus Daerah Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kota Bekasi Mulyono mengungkap, kini terdapat banyak pasien Covid-19...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Ketersediaan tempat tidur rawat inap ruang intensive care unit ( ICU) di 42 rumah sakit rujukan Covid-19 wilayah...

Nasional

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Bekasi – Satgas Penanganan Covid-19 mengungkapkan terdapat sejumlah kabupaten/kota yang mengalami perubahan status dari zona merah Covid-19 menjadi zona oranye. “Selanjutnya...

Peristiwa

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Aksi perampokan terjadi lagi di minimarket Alfamart yang berlokasi di Kampung Selang Jati, Desa Wanajaya, Kecamatan Cibitung, Kabupaten...