Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kabupaten Bekasi

Kerap Disidak DPRD Kab Bekasi, Penggiat Lingkungan: Kali CBL Masih Tercemar

Pemeriksaan air Kali CBL yang diduga tercemar limbah (Foto: Warta Kota)

Bekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Kali CBL di Desa Kalijaya, Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi sudah tercemar limbah sejak lama. Masyarakat sekitar serta organisasi pemerhati lingkungan tak henti-hentinya melaporkan hal tersebut baik ke Pemerintah maupun DPRD Kabupaten Bekasi.

Tetapi laporan tersebut hanya menghasilkan inspeksi mendadak (sidak) demi inspeksi tanpa ada kelanjutan seperti penindakan kepada pelaku pencemaran.

Ketua Harian Save Kali Cikarang Dede Kurniawan mengatakan, anggota DPRD Kabupaten Bekasi sudah melakukan inspeksi lebih dari sekali. Bahkan pada periode sebelumnya, inspeksi kerap dilakukan tetapi nihil akan hasil.

“Sidak ini sudah sering terjadi. Banyak banget dewan yang datang kemari buat sidak, pemerintah juga tapi enggak beres-beres, tetep aja perusahaan nyemarin sungai,” ucap Dede, Kamis (26/11/2020).

Ia menyebut, pengambilan sampel oleh petugas untuk uji laboratorium juga sudah beberapa kali dilakukan, dan hasilnya air di Kali CBL merupakan air baku yang tidak layak.

“Sudah berapa dicek di laboraturium, 2019 sudah dua kali cek 2020 juga sama. Hasilnya kandungan aliran yang dibuang ke Kali CBL melebihi baku mutu bahkan lebihnya jauh,” ujarnya.

Dede pun ragu dengan sidak yang dilakukan oleh anggota DPRD Kabupaten Bekasi pada Rabu (25/11/2020) akan berakhir sama dengan inspeksi yang lalu.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Namun, pihaknya mempunyai harapan agar setelah sidak tersebut akan ada tindakan yang lebih jauh.

Baca juga: Berhasil Ditangkap Polisi, Begini Kronologi Perampokan Minimarket di Kemang Pratama

“Saya juga engga tahu ini, dewan bahkan ketuanya sidak kemarin bakal ada hasilnya atau tidak. Yang kemarin sekarang bakal bisa beresin enggak atau sama kayak kemarin-kemarin,” lanjutnya.

Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Bekasi, Helmi yang pada Rabu (25/11/2020) mengadakan sidak ke Kali CBL menyebut, aroma air berbau tidak sedap dan berwarna coklat hingga kehitaman jika masukmusim kemarau.

“Ini (sidak) tindaklanjut dari laporan masyarakat akan adanya pencemaran limbah. Maka kemarin langsung dilakukan pengecekan laboraturium,” ucap Helmi pada Kamis (26/11/2020).

Ditemukan pula dua pipa milik salah satu kawasan industri dan perusahaan pengolahan kertas.

Ia menyebut, masih menunggu hasil laboratorium walaupun secara kasat mata air tersebut tercemar.

“Jika dilihat kasat mata, dugaan ke arah pencemaran lingkungan itu ada. Tadi diperiksa, limbahnya mengeluarkan bau. Namun seperti apa kandungannya, tentu masih harus menunggu laboratorium, hasilnya seperti apa,” pungkasnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Jika terbukti mencemarkan air Kali CBL, Komisi III akan menerbitkan rekomendasi penutupan sementara kepada perusahaan yang terbukti mencemarkan lingkungan tersebut.

“Jadi tahapannya setelah hasil laboratorium selesai, kami langsung panggil lagi dinas serta perusahaan-perusahaan dari limbah itu. Jika benar melanggar, kami bakal dorong untuk ditutup sementara, seperti perusahaan lainnya yang juga kami tutup,” tambah Helmi.

Baca juga: Klaim Kota Bekasi Bebas Spanduk Habib Rizieq, Kasatpol PP: Insya Allah Sudah Bersih

Apa reaksimu setelah membaca artikel ini?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Kali Bekasi tepatnya di Jalan Mayor Hasibuan, Kecamatan Bekasi Timur, masih dipenuhi buih dan busa berwarna putih, pada...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Kali Bekasi di Jalan M Hasibuan, Bekasi Timur, Kota Bekasi dipenuhi busa selama dua hari berturut-turut. Kondisi tersebut...