Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kabupaten Bekasi

Jadi yang Terbesar di ASEAN, Kemenhub Bangun Balai Uji Kendaraan Bermotor di Bekasi

Ilustrasi pengujian kendaraan bermotor

Bekasikinian.com, Kabupaten Bekasi – Sebuah proving ground atau balai uji kendaraan bermotor berstandar internasional United Nation Regulation (UNR) akan dibangun di Bekasi oleh Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

Hal tersebut diungkapkan oleh Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi saat membuka webinar pada Kamis (10/12/2020).

“Kita akan bangun satu fasilitas yang lebih baik, lebih mumpuni, sehingga produk-produk otomotif bisa kita tes di sana dan sama canggihnya dengan negara-negara yang terkemuka,” ucap Budi pada Kamis (11/12/2020).

“Kita memang akan membangun 19 fasilitas pengujian sesuai dengan Standar Interansional UNR yang rencananya akan diterapkan di negara ASEAN yang tergabung dalam ASEAN Mutual Recognition Agreement,” tambahnya.

Nantinya balai tersebut akan dibangun di Balai Pengujian Laik Jalan dan Sertifikasi Kendaraan Bermotor (BPLJSKB), Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi. Serta ditargetkan selesai pada 2023 dan akan beroperasi pada 2024 sebagai proving ground berstandar internasional terbesar di ASEAN.

Baca juga: Viral di Media Sosial, Begini Kondisi Toilet Rp 196,8 Juta di SD Mangunjaya

Rincian pembangunan balai tersebut di Bekasi antara lain, memiliki luas sekitar 90 hektar, dilengkapi 19 fasilitas dengan standar UNR, 8 fasilitas pengujian outdoor (uji rem, speedometer, emisi suara, sistem kemudi, dan stabilitas), 7 fasilitas pengujian indoor (laboratorium uji tabrak, spion, kursi, emisi gas buang dan konsumsi bahan bakar, dan fasilitas pengujian kendaraan listrik.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Kita membangun fasilitas pengujian ini dengan ruang dinamis dengan simulasi pengujian yang menyerupai kondisi jalan yang sebenarnya. Jadi ada jalan berlubang, menanjak, dan sebagainya sehingga mobil-mobil yang akan kita sertifikasi itu memenuhi syarat-syarat yang dimaksud,” pungkas Budi.

Tujuan pembangunan tersebut adalah peningkatan keselamatan kendaraan bermotor, penurunan pencemaran udara, hingga penyerapan tenaga kerja.

Dirjen Perhubungan Darat Budi Setiyadi mengungkapkan, saat ini BPLJKSB yang telah ada, memiliki lima fasilitas pengujian, tiga fasilitas pengujian berstandar UNR.

Baca juga: Polisi: Pelaku Mutilasi Disodomi 50 Kali Lebih dan Dibayar Rp 100 Ribu

Apa reaksimu setelah membaca artikel ini?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait