Connect with us

Hi, what are you looking for?

Nasional

Sudah Bubar Sejak 2019, Pemerintah Tetapkan FPI Organisasi Terlarang

Menteri Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan, Mahfud MD

Bekasikinian.com – Front Pembela Islam (FPI) dibubarkan dan menjadi organisasi terlarang oleh pemerintah melalui keputusan enam pejabat tinggi di kementerian dan lembaga.

Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD.

“Pelanggaran kegiatan FPI ini dituangkan di dalam keputusan bersama enam pejabat tertinggi di kementerian dan lembaga,” ucap Mahfud dikutip dari Kompas TV pada Rabu (30/12/2020).

Baca juga: Seorang anak berinisial R (14) Lebih Dekat dengan Keluarga, Ini Cara Asyik Merayakan Pergantian Tahun Baru Dirumah

Keenam pejabat tinggi tersebut antara lain, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate, Kapolri Jenderal Pol Idham Azis, Jaksa Agung ST Burhanuddin dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme Boy Rafli Amar.

Sebenarnya, FPI sudah bubar secara de jure sejak 2019 lalu karena tak melengkapi dan melapor mengenai perpanjangan izin organisasi masyarakat kepada Kementerian dalam Negeri.

“FPI sejak tanggal 21 Juni tahun 2019, 20 Juni tahun 2019 secara de jure telah bubar sebagai ormas. Tetapi sebagai organisasi, FPI tetap melakukan aktivitas yang melanggar ketertiban dan keamaan dan bertentangan dengan hukum seperti tindak kekerasan sweeping atau razia secara sepihak, provokasi dan sebagainya,” lanjutnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Baca juga: Ngeri! Ini Dia Fakta-fakta Kasus Pembegalan di Teluk Pucung yang Hebohkan Warganet

Apa reaksimu setelah membaca artikel ini?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait