Connect with us

Hi, what are you looking for?

Kota Bekasi

Tanggapi Isu 757 Kasus Corona di Pikobar, Pepen: Kami Sempat Kaget

Pikobar
Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi temui media di Stadion Patriot Candrabhaga (Foto: Humas Pemkot Bekasi)

Bekasikinian.com, Kota Bekasi – Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi menanggapi kasus baru kenaikan Covid 19 di Kota Bekasi tertinggi di Jawa Barat. Hal ini terungkap dari data Pusat Informasi dan Koordinasi Covid-19 Provinsi Jawa Barat (Pikobar) bahwa Kota Bekasi mengalami kenaikan sebanyak 757 kasus.

Pepen mengklarifikasi, kenaikan kasus di Kota Bekasi memang benar tapi tidak dengan 757 Kasus seperti yang terdata di PIKOBAR. Namun, kenaikan kasus berjumlah 519 kasus hampir relatif sama dengan Kota Bandung.

Ia juga tak mengetahui jika Pikobar telah menginformasikan Kota Bekasi menjadi wilayah dengan kasus tertinggi saat ini. Menurutnya, tiap pekan Dinas Kesehatan hingga RT melaporkan kasus yang aktif.

“Masyarakat pulang kampung karena diindikasikan peningkatan itu ada 519 kasus aktif sekarang melalui 3T, Tracing, Tracking, Treatment. Artinya, mudah – mudahan di minggu ketiga, setelah hari raya. Kami sempat kaget setelah mengetahui data di Pikobar ditemukan hanya 519 kasus di Kota Bekasi kurang lebih hampir sama dengan jumlah kasus di Bandung sebanyak 518 kasus,” ujar Pepen di Stadion Patriot Chandrabaga, Kamis (3/5).

Baca juga: Pasca Lebaran, Kabupaten Bekasi Masuk Zona Oranye

Pepen juga menyebut kenaikan Covid- 19 saat ini di Kota Bekasi mencapai 2,1 persen. Menurutnya, upaya pihaknya yaitu membentuk tim wilayah dengan membentuk 3T yang mengarah kepada kluster keluarga.

“Bahkan, sebanyak 2,1 persen yang kami temukan berdasarkan data yang ada,” ungkapnya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

Pepen berharap, semoga dengan pembentukan 3T, hal ini mampu menekan penyebaran Covid-19 dan kasus tersebut, bisa turun kembali

“Kami sudah berupaya untuk memperketat protokol kesehatan, imbauan kepada masyarakat untuk menjaga hal tersebut. Serta meminta para pihak terkait untuk meningkatkan kewaspadaan,” pungkasnya. (Ayu/Kinian)

Baca juga: Hampir 20% dari Total Kasus Covid-19 di Kota Bekasi adalah Anak-anak

Apa reaksimu?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Kasus pelanggaran PPKM oleh seleb TikTok Juy Putri berbuntut panjang. Tempat penyelenggara pesta ultah tersebut, Aston Hotel juga...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Kasus pelanggaran PPKM Level 4 yang menimpa seleb TikTok Juy Putri menemui babak akhir. Seleb TikTok dengan 15...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Meningkatnya kasus kematian Covid-19 di Kota Bekasi akhir-akhir ini membuat penggali makam khusus Covid-19 di TPU Padurenan bekerja...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Sebuah video viral yang memperlihatkan pesta ulang tahun seorang seleb TikTok bernama Juy Putri. Video tersebut menjadi perbincangan...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Penerapan PPKM Level 4 mulai hari ini hingga 2 Agustus mendatang menuai kritik di kalangan pedagang. Semenjak adanya...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi kini tengah mempersiapkan vaksinasi anak dan remaja usia 12 – 17 tahun. Wali Kota...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Bekasi – Pemerintah melalui Kementerian Dalam Negeri menerapkan tingkatan level pada PPKM Jawa- Bali hingga tanggal 25 Juli mendatang. Penamaan tersebut...

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Sebanyak 167.971 warga Kota Bekasi akan menerima Bantuan Sosial Tunai (BST) dari Kementerian Sosial (Kemensos). Nantinya warga akan...

Advertisement