Connect with us

Hi, what are you looking for?

Komunitas

Mengenal Lebih Dalam ‘SPASI’, Komunitas Pembuat Mural di Fly Over Rawa Panjang

Mural hasil karya Komunitas Spasi yang viral di media sosial (Bekasikinian.com/Agil Isa)

Bekasikinian.com, Bekasi – Bermula dari rasa cinta terhadap seni lukis jalanan atau street art, komunitas yang diberi nama Spasi muncul sebagai wadah untuk menampung kreatifitas anak muda Kota Bekasi dalam bentuk seni lukis jalanan.

Layaknya sepeda motor yang memerlukan support system seperti spare part,  itulah kira-kira perumpamaan yang tepat tentang hadirnya Spasi bagi penggiat street art di Bekasi.

Dimas (33), yang merupakan salah satu pendiri Spasi mengungkapkan bahwa awal mula Spasi terbentuk yaitu sebagai wujud keresahan penggiat street art di Bekasi untuk mengumpulkan mereka yang memiliki hobi di bidang yang sama.

“Awal kebentuk 2004 dari keresahan anak street art di bekasi untuk kumpulin mereka (sesama pecinta street art) dan gimana caranya biar bisa kumpul,” tuturnya kepada Bekasikinian.com.

Berkaca dari Jakarta, kota tetangga yang merupakan salah satu pioneer munculnya street art di Indonesia, semakin menguatkan niat Dimas dan kawan-kawan untuk menciptakan wadah untuk pecinta street art di Bekasi.

Baca juga: Komunitas Selir Jalanan, dari Kolong Tol Jatiasih untuk Bekasi

“Pertamanya street art muncul tuh di jakarta, sedangkan Jakarta – Bekasi kan deket ya jaraknya dan link-nya juga saling berkesinambungan juga untuk komunitas street art-nya,” ujar Dimas.

“Jadi kita berfikir untuk bikin wadah juga dan bikin komunitas juga biar ada ruang untuk diskusi sampe bikin karya bareng khusus anak street art di bekasi,” sambungnya.

Tak hanya sebagai wadah untuk kumpul-kumpul, Spasi juga memiliki beberapa program. Salah satunya yaitu melakukan edukasi terhadap warga untuk lebih mengenal seni terutama seni lukis jalanan atau street art dengan nama Maranin Kampung.

“Banyak warga berasumsi vandalisme sama kayak street art. Makanya kita perkuat untuk edukasi masyarakat dengan Maranin Kampung. Selain itu kita juga coba kolaborasi sama warga setempat untuk gambarin wilayah mereka (memperindah),” ujar Dimas.

Diketahui, tiga mural dengan tema berbeda-beda yang menghiasi kolong flyover Rawa Panjang yang kini menjadi daya tarik bagi warga Kota Bekasi merupakan hasil polesan tangan berbakat mereka (Spasi).

Advertisement. Scroll to continue reading.

Hasil mural yang ciamik membuat ketiganya kini menjadi objek berburu bagi para fotografer Bekasi maupun warga yang hanya sekedar untuk berswafoto.

Baca juga: Mural di Flyover Rawa Panjang Jadi Spot Instagramable, Siapa sih yang Bikin?

Apa reaksimu setelah membaca artikel ini?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

Kota Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Kenaikan angka kasus Covid-19 tentunya berdampak pada ketersediaan tempat tidur isolasi di rumah sakit rujukan Kota Bekasi. Kepala...

Komunitas

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Sekelompok muda-mudi yang menamai diri mereka Selir Jalanan, merupakan komunitas pecinta literasi di Kota Bekasi. Membuka lapak baca...

Melancong

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Gambar mural yang menghiasi kolong flyover Rawa Panjang kini menjadi daya tarik bagi warga khususnya warga Kota Bekasi....