Connect with us

Hi, mencari berita tertentu?

Bekasi

Kisruh Jual-Beli Gedung DPD Golkar, Pepen Dipolisikan

Gedung DPD Golkar Kota Bekasi, Jalan Ahmad Yani. (Foto: Kompas/Vitorio Mantalean)

Bekasikinian.com, Kota Bekasi – Buntut kisruh jual-beli gedung Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar, Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi dilaporkan ke pihak Polda Metro Jaya. Laporan tersebut bernomor: TBL/3887/VII/YAN.25/2020/SPKTPMJ.

Pelapor yaitu Andy Salim yang mengklaim kepemilikan gedung DPD Golkar di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi. Selain Rahmat Effendi, Andy Salim juga melaporkan tiga tokoh senior Golkar lainnya atas dugaan penipuan atau penggelapan uang atau memberikan akta palsu.

“Melaporan terhadap inisial RE, AH, NF, dan AM terkait penipuan atau penggelapan uang saya atau memberikan akta palsu ke dalam akta otentik,” kata Andy, Rabu (8/7/20).

Andy mengungkapkan bahwa dirinya membeli bangunan tersebut seharga Rp 3 miliar pada Oktober 2004. Selama 16 tahun, ia merasa dizolimi atas kepemilikan bangunan tersbut.

Andy Salim (kanan) menunjukan bukti surat pelaporan kepada empat tokoh senior DPD Partai Golkar.

Baca juga: Sidak Antrean di Stasiun Bekasi, Tri: Harusnya Menhub Tambah Gerbong KRL

“Saya beli dengan harga Rp 3 miliar sebagai kesepakatan harga jual aset yang disetujui bersama ada keputusan yang ditandatangani bersama Ketua dan Sekretaris pada Oktober 2004 Nomor: Kep 339/Golkar/kota/X/2004 termasuk penandatanganan pengikatan jual beli,” ungkap Andy.

Sebelumnya, Andy Salim mendatangi Gedung DPD Golkar pada Selasa (7/7/20) kemarin dan terjadi kericuhan. Kericuhan terjadi saat Andy Salim terlibat adu cekcok dengan nada bicara yang tinggi dengan Abdul Manan yang merupakan Dewan Pertimbangan Partai Golkar.

Bahkan, kericuhan adu mulut tersebut hampir berujung baku hantam saat Abdul Manan meminta Andy Salim memukul dirinya.

Advertisement. Scroll to continue reading.

“Saya gak main-main. Ayo pukul saya! Pukul saya kalau berani!” ujar Abdul Manan seraya menyodorkan bagian kepalanya kepada Andy Salim. Beruntung, baku hantam tidak terjadi.

“Anda jangan marah marah, saya ini kan orang tua,” pungkas Abdul Manan kepada Andy Salim.

Baca juga: Walikota Sebut Sekolah Aktif 13 Juli, Kadisdik Tak Menjawab

Apa reaksimu setelah membaca artikel ini?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry
Komentar

Tinggalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita terkait

Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Di tengah revitalisasi Stasiun Kota Bekasi, ditemukan daun pintu atau jendela berukuran besar dengan model lawas. Bukan hanya...

Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Bekasi– Musyawarah Daerah (Musda) Partai Golkar Bekasi yang direncanakan digelar Rabu (5/8/2020) besok resmi ditunda hingga waktu yang belum ditentukan. Polemik...

Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengeluarkan Surat Pemberitahuan kepada masyarakat dalam bentuk menindaklanjuti Surat Edaran yang dikeluarkan Menteri Dalam...

Pemerintahan

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Terdapat dua orang yang dinyatakan meninggal dunia dari belasan aparatur sipil negara (ASN) di Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi...

Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Pada pelaksanaan Car Free Day (CFD) di Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi ditemukan sebanyak delapan orang dengan status...

Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Terdapat selisih yang cukup signifikan terkait jumlah data Covid-19 antara Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov)...

Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi melalui Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi menyatakan, Pemkot Bekasi tidak memiliki dana untuk perbaikan...

Bekasi

Facebook Twitter WhatsAppBekasikinian.com, Kota Bekasi – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) melarang kegiatan industri pariwisata perkotaan untuk dibuka terlebih dahulu. Hal tersebut tertulis...